Berbeda kapasitas mesin, Xenia 1.300 cc dan 1.500 cc memiliki masing-masing kelebihan dan kekurangan. Oleh sebab itu, ada baiknya untuk mengetahui perbedaan kedua varian Xenia tersebut khususnya dari segi konsumsi bahan bakar agar penggunaannya efektif.

Pertama mari berbicara tentang varian tertinggi Xenia yaitu 1.5 R Deluxe. Menggunakan mesin 2NR-VE dengan kapasitas 1.496 cc, mobil memiliki tenaga 104 dk dan torsi 136 Nm. Kombinasi tersebut membuat Xenia mesin besar ini asik dibawa pada kecepatan tinggi.

Sedangkan untuk mesin berkapastias 1.329 (1.300 cc)-nya, memiliki tenaga 97 dk serta torsi maksimal 120 Nm. Mesin ini cocok digunakan bagi pengguna yang kerap membawa Xenia sebagai kendaraan harian.

Untuk konsumsi bahan bakarnya sendiri sebenarnya tidak begitu berbeda. Namun bila pengguna ingin menempuh jarak yang jauh, Head Product Improvement Technical Service Division PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Bambang Supriyadi menyatakan lebih baik gunakan Xenia bermesin 1.500 cc.

“Konsumsi bahan bakar itu tergantung kondisinya. Kalau di dalam kota 1.3 lebih efisien. Sedangkan untuk perjalanan luar kota, 1.5 lebih efisien. Sebab ketika berpergian ke luar kota, jarang ada mobil yang pelan. Nah saat butuh power yang besar itu, pilihannya adalah Xenia 1.5,” katanya beberapa waktu lalu.

Bila diperkirakan, pada long driving (perjalanan ke luar kota) konsumsi bahan bakar Xenia 1.5 adalah sekitar 15 km/liter sampai 16 km/liter. “Sedangkan city driving, Xenia 1.500 cc sekitar 10 km/liter sampai 11 km/liter konsumsi BBM-nya. Kalau varian 1.3 beda 1 angka,” kata Bambang.